Mulai dari sini
Apa itu Blayer, apa yang diaturnya, dan apa yang tetap tinggal di aplikasimu.
Blayer adalah AI Agent Platform yang kamu jalankan sendiri. Ia mengatur prompt, model, versi, tool, dan pengetahuan agentmu — sementara data bisnisnya tetap tinggal di aplikasimu dan hanya dipanggil saat dibutuhkan.
Yang diatur Blayer
| Bagian | Isinya |
|---|---|
| Agent & versi | Instruksi, model, effort, dan batas token sebagai konfigurasi bernomor |
| Playground & pratinjau | Mencoba agent sebelum dipakai orang lain — pratinjau bahkan jalan sebelum agentnya disimpan |
| Tool | Kontrak endpoint milikmu: nama, method, path, dan skema masukannya |
| Knowledge | Dokumen rujukan yang dipasang per versi agent |
| Observability | Tiap eksekusi tercatat lengkap dengan token, biaya, dan lamanya |
Yang tidak pindah ke Blayer
- Data bisnismu. Yang tersimpan hanya kontrak toolnya; yang menjalankan tetap endpoint milik projectmu.
- Kunci provider. Tersimpan terenkripsi di basis data instance-mu sendiri, dipisah per project dan environment. Tidak ada server pusat yang menerimanya.
- Keputusan mengubah data. Tool yang mengubah data berhenti menunggu persetujuan manusia.
Jalur tercepat
Pasang dan jalankan
Dari git clone sampai halaman Console terbuka.
Agent pertama
Project, kunci provider, agent, pratinjau, lalu terbitkan.
Panggil dari aplikasi
SDK TypeScript atau cURL, dengan API key project.
Self-hosting
Docker Compose, variabel wajib, dan syarat di serverless.
Yang belum ada
Halaman ini tidak menjanjikan apa yang belum dibangun:
- Console masih satu kredensial operator — tim, peran, dan audit per pengguna belum ada.
- Eksekusi menjawab sekali jadi; streaming token per token belum ada.
Sisanya, termasuk yang sudah jalan, terbaca di halaman depan.